Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Kau

            Malam yang sunyi dan sepi membawaku dalam gelapnya awan dan membuatku merasa semakin kosong tanpa harapan. Sesekali terdengar suara obrolan pengunjung lain memecahkan keheningan ini. Aku masih disini dalam dekapan rindu yang menggebu dan semakin tidak terkendali. Aku terdiam dan mengingat kursi yang selalu aku duduki, kursi ini seakan sudah sangat mengenalku, bagaimana tidak? Kursi ini yang selalu menemaniku di setiap malam ketika aku memikirkanmu di tempat ini, tempat kita pertama kali bertemu. Suara decitan kursi ketika aku menggesernya sudah sangat khas di telinggaku. Aku memesan secangkir kopi manis tetapi mengapa tidak terasa manis dan hanya hambar yang bisa kurasakan. Kopi panaspun juga sudah berubah menjadi dingin. Apa yang salah dengan diriku? Aku membawa sebuah buku milikmu, ya… buku jurnalmu yang kau titipkan kepadaku saat itu. Semua cerita hidupmu kau tuliskan disini. Setiap tetes tinta yang kau gunak...